20 April 2012

10 Fakta Menarik Tantang Tikus

Ada beberapa makhluk di dunia ini yang menjadi sumber phobia melebih dari phobia tikus.
Sebagai simbol dari kejorokan dan sumber dari teror, tikus dituduh sebagai penyebar banyak penyakit, benuknya yang kecil sering terkesan dekil , ekornya yang bersisik terseret bersama dengan langkah kakinya yang sering terburu - buru merayap untuk menjelajahi ketakutan sebagian orang ...
Tikus banyak menyebabkan kerusakan trilyunan ripuah tiap tahunnya, mereka sering merusak bahan makanan di penyimpanan, mengunyah kabel listrik tanpa kesetrum, menggigit bayi anda yang sedang terlelap di boks, bahkan kadang juga menggigit jempol orang yang terlelap dilantai... Bersama dengan kerugian yang diakibatkannya tenyata tikus juga mempunyai manfaat yang besar untuk manusia. Simak lebih lanjut tentang mahluk yang sering menjadi tetangga kita secara rahasia .ini..

1. Ketangguhan Tikus

Penyebaran tikus di seluruh dunia bukan karena sepenuhnya kebetulan alam. TIkus mampu beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda tanpa banyak kesulitan. Seekor tikus dapat bertahan lebih lama tanpa air dibandingkan unta. Tikus dapat jatuh dari tingkat 5 tanpa cedera.
Mereka bisa bertahan saat terjadi radiasi besar-besaran, dan mampu berenang dengan jarak 2/3 km di perairan terbuka. Dari generasi ke generasi, tikus cenderung untuk membangun kekebalan tertentu terhadap racun yang berbeda-beda. Dan,tikus terbesar, tikus selokan feistiest dapat membuat kucing rumahan dengan berat rata-rata lari ketakutan

2. Tikus Norwegia
Meskipun ada banyak spesies tikus, yang umumnya dikaitkan dengan warna coklat seperti tikus Norwegia . Kemungkinan berasal dari Cina, spesimen terbesar mencapai berat lebih dari 1 kg
tikus Norwegia menjadi wabah kota-kota seperti New York dan London(di mana perkiraan populasi bervariasi , dari beberapa ratus ribu hingga beberapa ratus juta ) dan telah merasuki hampir setiap sudut dunia dengan pengecualian daerah Kutub Utara dan Antartika , provinsi Kanada Alberta, dan Selandia Baru. Tikus-tikus albino putih yang digunakan di laboratorium dan dipelihara sebagai hewan peliharaan adalah versi dari spesies ini.



3. Tikus Hitam
Tikus Hitam lebih suka tinggal di daerah tropis , tapi spesies ini pernah dominan di Eropa.Inilah tikus yang mengantar Wabah Hitam. Kutu yang hidup pada tikus menularkan wabah pes dengan bakteri Yersinia dan menimbulkan jutaan korban tanpa disadari.
Tikus hitam adalah pendaki yang sangat lincah, dan telah terbukti menjadi pemangsa dari banyak spesies burung yang bersarang di seluruh dunia. Mereka terutama menetap di Selandia Baru. Tidak seperti rekan-rekannya tikus cokelat, mereka cenderung melakukan ledakan populasi yang besar, biasanya saat panen atau ketika makanan berlimpah.

4. Fenomena Raja Tikus
Fenomena raja tikus adalah sebuah kejadian kebetulan yang aneh dimana banyak tikus terkumpul bersama dengan keadaan ekor mereka kusut(terikat satu sama lain) atau mbulet (bhs jawa).Beberapa Fenomena telah ditemukan sejak Abad Pertengahan, tetapi banyak diragukan keasliannya. Meskipun tidak sepenuhnya selalu terjadi di Jerman, sebagian besar Fenomena raja tikus tampaknya telah terjadi di sana, beberapa kepercayaan berpendapat bahwa itu adalah fenomena budaya dan mungkin suatu tipuan. Raja tikus terbesar yang diketahui adalah sekelompok dari 32 tikus hitam yang menjadi mumi ditemukan di perapian miller di Buchheim, Jerman pada tahun 1828.
Fenomena ini dapat dilihat pada layar di Museum Mauritianum di Altenburg, Jerman. Secara historis,Fenomena raja tikus telah dilihat sebagai pertanda buruk terkait dengan kematian dan penyakit.

5. Tamu Rumah
Adalah hampir mustahil untuk menjadikan rumah anda anti-tikus. Mereka dapat masuk melalui lubang kecil yang berukuran seperempat diameter tubuhnya. Menurut Mohs scale of mineral hardness, gigi tikus lebih keras dari besi atau baja, dan dapat dengan mudah menggerogoti melalui zat seperti papan dan kayu. Begitu mereka telah menginvasi rumah, mereka sangat sulit untuk diusir.Tikus rata-rata cerdik dan terkenal enggan masuk perangkap. Menggunakan racun memiliki kekurangan dan kelebihan. Karena sangat berbahaya bagi anak - anak dan hewan peliharaan, lagian tikus yang terkena racun kebanyak mati ditempat tersembunyi sehingga sulit disingkirkan..

6. Tikus Zombie
Toxoplasma gondii adalah parasit protozoa yang siklus hidup hanya bisa datang sepenuhnya membuahkan hasil dalam tubuh kucing. Hewan lain bisa membawanya, tapi protozoa ini butuh kucing untuk berkembang.
Dan cara dia menemukan sebuah host yang berbahaya - tikus yang terinfeksi mengalami perubahan kimia otak yang menyebabkan mereka menjadi tertarik, bukan secara alami takut aroma kucing. Jelas, mereka tidak berlangsung lama.
Manusia juga kontrak toksoplasmosis - beberapa perkiraan menunjukkan 1/3 dari populasi dunia memilikinya.Kadang-kadang fatal, sangat berbahaya bagi orang dengan sistem kekebalan yang lemah dan wanita hamil (ini mengapa wanita diminta untuk menghindari kotak kotoran kucing ). Toksoplasmosis juga telah dikaitkan dengan penyakit lain, termasuk skizofrenia.

7. Santapan LEzat

Sementara beberapa kucing peliharaan mungkin sebagian besar telah kehilangan kemampuan berburu tikus, ada makhluk lain yang bergantung pada mereka sebagai makanan utama. Burung hantu, elang, ular, anggota keluarga musang, dan predator besar banyak makan tikus. Ada banyak anjing berkembang biak secara khusus dilatih untuk memburu mereka - terrier yang sangat baik untuk menghilangkan kutu.
Di banyak bagian dunia, tikus merupakan sumber makanan.
Mereka sering diolah dijadikan makanan seperti di Afrika, Cina, dan bagian lain dari Asia Tenggara.
Bahkan di negara yang sama, ada garis tipis antara lezat dan tabu; di daerah tertentu di India, mereka dianggap makanan lezat, dan sebagian lain tikus disembah sebagai bagian dari dewa Ganesha.

8. Tikus Lab
Tidak ada yang meremehkan pentingnya tikus laboratorium dalam penelitian. Langkah besar telah dilakukan di bidang medis menggunakan tikus. Ada beberapa strain, galur sehingga mereka menjadi hampir genetik identik satu sama lain, seperti jenis tikus Wistar,Sprague-Dawley dan Long Evans.
Namun, manipulasi genetik tertentu akan menghasilkan tipe yang sangat spesifik, seperti tikus Biobreeding, yang mengembangkan tipe 1 diabetes, dan tikus Zucker, yang menjadi obesitas.
Akhir-akhir ini, tikus telah digunakan untuk teknik jaringan, sebuah proses yang kontroversial dimana tikus dapat menumbuhkan kulit dan tulang rawan untuk ditransplantasi pada manusia.

9. Tikus Raksasa
Bagi mereka yang takut tikus, Tikus Gambia akan menjadi teror absolut.Sama dalam tampilannya mirip Tikus Norwegia, versi Gambia bisa mempunyai berat sampai 7 Kg.
Di Afrika yang asli, hewan ini diburu dan disantap sebagaimana hewan buruan lain , tetapi sifatnya yang cerdas dan penurut juga telah menjadikan tikus ini untuk digunakan sebagai pendeteksi ranjau darat. Meski mempunyai bobot yang berat dalam standar tikus, namun berat tubuh tikus tersebut cukup ringan saat merayap diatas ranjau tanpa meledakkannya.
Tikus Gambia juga menunjukkan kecenderungan yang ditandai untuk mendeteksi tuberkulosis. Tikus ini dapat memeriksa sampel dari dahak manusia dan menyatakan apakah itu terinfeksi jauh lebih cepat daripada melalui metode yang lebih ilmiah.
Meskipun penampilannya menggelegar, tikus raksasa ini sebenarnya cukup ramah dan memiliki pengikut yang tumbuh sebagai hewan peliharaan eksotis.
Namun Kepemilikannya kini dianggap ilegal di Amerika Serikat, ketika ditemukan bahwa tikus ini adalah vektor dari wabah monkeypox.


10. Ledakan Populasi
Sepasang tikus dapat 5 kali melahirkan 7-15 ekor anak dalam satu tahun, dan anak anjing sendiri menjadi subur sekitar 5 minggu. Di lingkungan yang kosong dengan pemangsa,tikus dapat berkembang biak menjadi ratusan ribu bahkan jutaan keturunan dalam satu tahun.
Seperti tingkat produktif pemuliaan ini tentu untuk menjaga spesies mereka masih ada, namun, karena bahkan dalam keadaan yang baik ini, tikus liar jarang membuat ulang tahun ke-2 nya.
Kecepatan penyebaran dan perkembangan spesies tikus tidak dibarengi dengan kelanggengan umur tikus, kebanyakan tikus tidak pernah sampai pada ulang tahunnya yang ke-2. dan Tergantung pada berbagai faktor lingkungan, tingkat kematian anak tikus sekitar 95% pada minggu pertama .
Lanjut Cuy...

16 April 2012

Tips Buat Orangtua yang Punya Anak Autis

img
(foto: HoerY)

Autisme masih menjadi mimpi buruk bagi sebagian besar orangtua. Beberapa orangtua langsung merasa stres saat mendengar anaknya didiagnosis autisme. Beberapa pusat penanganan anak autis sudah banyak tersebar di beberapa kota besar di Indonesia. Sayangnya, orangtua penyandang autis di daerah mungkin merasa kesulitan jika hendak merujuk anaknya.

Di kalangan masyarakat juga masih ada pemahaman bahwa anak-anak autis bisa menularkan penyakitnya. Maka, beberapa orangtua justru menyembunykan anaknya yang mengidap autis. Pada kenyataannya, penanganan autis di tingkat nasional memang masih jalan di tempat.

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah mengeluarkan Peraturan Menteri no. 10 tahun 2011 yang berisi tentang pemenuhan hak-hak anak berkebutuhan khusus, yaitu hak untuk hidup, mendapat perlindungan dan tumbuh kembang.

Beberapa anak penyandang autisme diketahui memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Namun kemampuan ini kurang tergali dengan optimal karena kurangnya kemampuan berkomunikasi penyandang autis.

"Anak-anak autis sulit diukur IQ-nya karena kemampuan verbalnya lemah. Padahal kecerdasan tidak hanya diukur lewat kognitif saja, tetapi juga lewat aspek lain seperti kemampuan visual dan kemampuan musik. Banyak anak-anak autis yang ternyata memiliki kemampuan lebih di bidang musik dan seni," kata Hershinta Suroso dosen komunikasi London School of Public Relation dalam acara peluncuran jurnal Communicare mengenai anak berkebutuhan khusus di kampus STIKOM London School of Public Relation, Jakarta, Jumat (13/4/2012).

Untuk mengoptimalkan kemampuan anak autis, sebaiknya orangtua tidak menitiberatkan pada hal yang sulit dilakukan anak. Misalnya, apabila anak tidak menyukai pelajaran bahasa dan lebih menyukai matematika, maka anak jangan dibebani dengan menggenjot belajar bahasa, namun sebaiknya lebih berfokus untuk mengembangkan kemampuan matematikanya.

"Seringkali orang tua atau guru mengeluh anak autis sulit melakukan atau mempelajari beberapa hal. Padahal, salah satu kunci dalam mengembangkan kemampuan anak autis secara optimal adalah dengan berfokus pada kemampuan yang bisa dilakukan. Jangan berkonsentrasi pada hal yang tidak bisa ia lakukan," kata Kasandra Putranto, psikolog dari Kasandra Associates dan ketua K3PIK (Kelompok Peduli Penanganan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus).

Salah satu faktor yang paling penting dalam keberhasilan penanganan autisme adalah keterlibatan dan komunikasi orang tua. Orang tua tidak seharusnya menyerahkan sepenuhnya penanganan anaknya yang menyandang autis kepada terapis. Pada banyak kasus, anak autis berhasil berkembang menjadi lebih baik jika orang tua ikut memantau dan terlibat dalam terapi di rumah, apalagi dalam menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang sulit.
Lanjut Cuy...

04 Maret 2012

10 Spesies Unik

Langsung saja kita simak bersama daftar berikut ini, 10 spesies unik bin eksentrik.
1. Sea Pig
Sea Pig erat kaitannya dengan teripang, bagian dari Animalia. Panjangnya sekitar 4 inci, memiliki 10 tentakel seperti kaki yang digunakan untuk berjalan dan mencari makan di dasar laut. 
Sungguh unik cara Sea Pig menyeleksi makanannya, yaitu menggunakan indra penciuman (aroma), lalu menyingkirkan partikel organik dari lumpur dengan mengempis dan menggembungkan tentakel, barulah memakan partikel yang terperangkap dalam tentakel mereka.
2. Yeti Crab
Kepiting yeti ditemukan pertama kali tahun 2005 oleh ahli biologi laut di Samudera Pasifik. Karena bulu-bulunya mirip mahluk mitos Yeti (legenda padang salju), maka namanya pun serupa. Habitatnya di celah hidrotermal laut pasifik.

3.Viperfish



Viperfish merupakan ikan laut yang hidup di perairan tropis dan subtropis. Ukurannya bervariasi, antara  12 sampai 24 inci, hidup di kedalaman 250 sampai 5.000 kaki.

Ikan ini dapat hidup sampai 40 tahun dan tercatat dalam Guinness world record untuk gigi terbesar dibandingkan dengan ukuran kepalanya.

 
4. Japanese Spider Crab

Japanese Spider Crab (sebut saja JSC) adalah arthropoda terbesar, dengan rentang kaki bisa mencapai 3,6 meter. Habitatnya di kedalaman 150-800 meter di lepas pantai selatan pulau Honshu, Jepang. Umurnya bias mencapai 100 tahun
5. Giant Isopod


Giant Isopod hidup di laut yang sangat dalam (zona bathypelagic) sekitar 7.020 kaki di bawah permukaan laut. Ukurannya: panjang bisa sampai 14 inci dan tinggi 30 inci. Organisme ini memiliki kemampuan untuk bertahan hidup tanpa makanan selama lebih dari delapan minggu!


6. Chinese Giant Salamander
 
Organisme ini adalah salamander terbesar yang diketahui ada dan habitatnya meliputi sungai dan danau seta pegunungan di China. Salamander ini bisa tumbuh hingga 73 inci dan hidup sampai usia 80 tahun.
Salamander Raksasa ini tidak memiliki kelopak mata, sehingga mencari makan tergantung pada sensor untuk mendeteksi getaran.

 
7. Olm


Olm merupakan organisme buta yang hidup di gua-gua air bawah tanah. Ukurannya sekitar 8-12 inci. Cara bernapasnya cukup unik, Olm tidak hanya memiliki insang, namun juga paru-paru (walau jarang digunakan selama proses pernapasan). Seperti salamander raksasa dari China, Olm pun tergantung pada akal penciuman untuk bertahan hidup.

 
8. Giant Grenadier

Giant grenadier adalah satu-satunya anggota genus Albatrossia yang ditemukan di sepanjang bagian utara Pasifik dari Jepang ke Okhotsk dan laut Bering. Ikan ini bisa mencapai tujuh meter panjangnya dan hidup sampai setidaknya 56 tahun.
9. King of Herrings

 
Ikan ini - juga dikenal sebagai oarfish - adalah ikan bertulang terpanjang yang ada. Dapat ditemukan di kedalaman dari 300-1000 meter, selalu di bawah laut dan sangat jarang muncul ke permukaan. Panjangnya 16 kaki. Pertama kali ditemukan terdampar mati di pantai di Bermuda tahun 1860.

 
10. Angora Rabbit

 
Bukan hanya kucing yang memiliki jenis angora, kelinci pun ada. Ya, kelinci angora berasal dari Angora, Turki. Beratnya bisa mencapai 12 kilogram. Ada lima jenis ras kelinci Angora termasuk Inggris, Jerman, Giant, Perancis dan Satin. 


        Mr.Crook


 








Lanjut Cuy...

03 Maret 2012

KARYA TULIS : MEMBUKA CAKRAWALA MATEMATIKA

PENDAHULUAN
Memasuki; abad ke-21 ini, maka hampir semua kegiatan kehidupan manusia sudah mempergunakan matematika, baik matematika sederhana, berhitung atau transaksi belanja di pasar tradisional sampai pasar modern maupun menyangkut perhitungan yang lebih rumit lagi misalnya untuk perhitungan navigasi penerbangan antariksa.
Dari sejarah, dapat ditelusur bahwa matematika berkembang sebagai saudari kembar filsafat yang secara bersama-sama atau sendiri-sendiri saling berbagi memberikan inspirasi dalam menguak misteri kehidupan dan alam semesta. Pemikiran dan penelaahan manusia terhadap alam terus berkembang. Tuntutan kebutuhan untuk memecahkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan manusia terus mendesak. Intelektualitas manusia sebagai peneguhan terhadap jatidirinya mampu menghasilkan alat guna mempertahankan dirinya sebagai eksistensi manusia sebagai mahluk berpikir, “Cogito, ergo sum” 1)
Tuntutan terhadap matematika terus berkembang seiring dengan kemajuan peradaban manusia. Sejarah menunjukan bahwa matematika tidak tumbuh sendiri namun tumbuh bersama disiplin ilmu lainnya terutama ilmu filsafat dan ilmu fisika, saling mengisi layaknya memberikan soal jawab dalam memecahkan masalah kehidupan dan lingkungannya. Penelusuran sejarah juga membuktikan bahwa sebagai “sparing partner” ilmu fisika menjadi inspirasi bagi matematika dan sebaliknya, seringkali dalam aktivitas ini ditemukan teori-teori baru yang saling melengkapi.
Disamping menjadi dasar bagi disain ilmu teknik misalnya dalam fisika, matematika juga memberikan inspirasi pemikiran kepada bidang lainnya seperti bidang sosial, ekonomi, arsitektur dan kegiatan budaya seperti pada seni musik dan lukis. Dapat dikatakan bahwa fungsi matematika, selain mengenai matematika itu sendiri juga merupakan suatu bahasa komunikasi, proses dan interaksi umpan-balik bagi pengetahuan dan ilmu pengetahuan lainnya.
Maka tidak berlebihan apabila Kline mengatakan bahwa : “jatuh bangunnya suatu negara , dewasa ini, tergantung dari kemajuannya di bidang matematika” atau bagi kita bangsa Indonesia ucapan The Liang Gie (1980) ” … alangkah merawankannya bila suatu bangsa dengan lebih daripada 130.000.000 ( tahun 2005 : ± 218.868.791) daya pikir tidak mampu menyumbang sesuatu kepada peradaban dunia modern !” patut untuk kita renungkan.
Dalam makalah ini penulis mengumpulkan beberapa informasi mengenai sejarah matematika untuk melihat keterkaitan peran ilmu matematika dengan ilmu bidang lainnya khususnya bidang fisika dimana penulis bekerja. Penulis sangat menghargai otoritas dan kepakaran penulis sumber. Banyak pernyataan yang penulis kutip sepenuhnya yang dimaksudkan untuk menjaga sistimatika keutuhan dan pengertian dari sumber aslinya, untuk itu penulis mengucapkan penghargaan yang setinggi-tinggi kepada penulis sumber.
MATEMATIKA DAN FILSAFAT ; THE TWIN SISTER 2)
Dalam bukunya Filsafat Matematika, The Liang Gie (1980) menegaskan bahwa suatu kekeliruan apabila orang menganggap bahwa filsafat merupakan “the great mother of the sciences” 3) (ibu agung dari ilmu-ilmu) atau “ayah” atau “ibu” semua cabang ilmu termasuk matematika. Sesungguhnya filsafat dan geometri (suatu cabang matematika!) lahir pada masa yang sama, dan dari ayah yang tunggal, yakni sekitar 640 – 546 sebelum Masehi di Miletus (terletak di pantai barat negara Turki sekarang), dan dari pikiran seorang pandai bernama Thales yang diakui pula sebagai ayah dari penalaran deduktif (the father of deductive reasoning). Tidak salah jika seorang ahli filsafat Wesley C. Salmon (1975) menulis dalam sebuah pengantar kefilsafatan tentang ruang, waktu dan gerak bahwa filsafat dan geometri dinyatakan sebagai “the twin sister” (saudari kembar). Dalam lintasan sejarah kedua saudari kembar filsafat dan matematika itu selanjutnya tumbuh bersama-sama dengan saling memberikan persoalan-persoalan sebagai bahan masuk dan umpan balik dibawah asuhan seorang filsuf dan juga ahli matematika yaitu Pythagoras (572 – 497 SM). la mendirikan mazhab Pythagoras di Crotona yang mengemukakan ajaran filsafat bahwa substansi dari semua benda ialah bilangan dan segenap gejala alam merupakan pengungkapan inderawi dari perbandingan-perbandingan matematis. Mazhab ini juga kemudian mengembangkan pokoksoal matematika yang merupakan susunan bilangan-bilangan yang mempunyai bentuk geometris (figurate numbers), yang kini termasuk teori bilangan. Begitu tingginya penghargaan terhadap matematika sehingga para penganut mazhab Pythagoras ini mempunyai dalil yang berbunyi “Number rules the universe” (bilangan mengatur alam semesta) dan konon pintu gerbang Akademi Plato (428 – 348 SM) 4) dimana tempat orang belajar filsafat bertuliskan “Let no man ignorant of geometry enter” (janganlah orang yang tak berpengetahuan geometri masuk) Dalam sejarah matematik diberitakan pula bahwa Plato pernah menyatakan “God ever geometrizes” (Tuhan senantiasa bekerja dengan metode geometri) 5) Pernyataan ini didukung pula oleh ilmuwan modern seorang ahli matematik C.G.J. Jacobi (1804 – 1851 M) yang menyatakan “God ever arithmetizes” (Tuhan senantiasa melakukan aritmatika)
MATEMATIKA DAN FISIKA ; DUA DISIPLIN ILMU YANG SALING BERBAGI
Sampai tahun 1600-an matematika terdiri dari aljabar, geometri Euclid 6) dan permulaan trigonometri. Pada kurun waktu tersebut (622 – 1600) para ilmuwan timur 7) mewarnai perkembangan ilmu pengetahuan melalui penemuan-penemuannya dalam bidang matematika, fisika, kimia, astronomi, kedokteran, kesusastraan, penyusunan sejarah dan lain-lain. Para ahli mengilustrasikan perkembangan ilmu pengetahuan kurun waktu tersebut, terutama peran dunia Arab/Islam dengan mengatakan : 8)
“Recent research paints a new picture of the debt that we owe to Islamic mathematics. Certainly many of the ideas which were previously thought to have been brilliant new conceptions due to European mathematicians of the 16th, 17th, and 18th centuries are now known to have been developed by Arabic/Islamic mathematicians around four centuries earlier. In many respects, the mathematics studied today is far closer in style to that of Islamic mathematics than to that of Greek mathematics.” (J. J. O’Conner and E. F. Robertson dalam MacTutor History of Mathematics archive)
“Al-Khwarizmi’s successors undertook a systematic application of arithmetic to algebra, algebra to arithmetic, both to trigonometry, algebra to the Euclidean theory of numbers, algebra to geometry, and geometry to algebra. This was how the creation of polynomial algebra, combinatorial analysis, numerical analysis, the numerical solution of equations, the new elementary theory of numbers, and the geometric construction of equations arose.” (R. Rashed dalam The development of Arabic mathematics: between arithmetic and algebra)
Selanjutnya Kline 9) menuturkan bahwa dalam abad ketujuh belas kebutuhan ilmu terhadap matematika yang mulai mendesak merangsang perkembangan matematika dengan pesat. Kebutuhan terhadap matematika dalam mempelajari garis lengkung, yang berupa jalan yang ditempuh cahaya melalui lensa, trayek tembakan meriam, perjalanan kapal di laut, atau orbit planit-planit, menyebabkan Rene Descartes (1596 – 1650) dan Piere de Fermat (1601 – 1665) menciptakan metode aljabar mengenai garis lengkung, sehingga aljabar kemudian dapat dipakai dalam mendeduksikan sifat-sifat garis lengkung tersebut. Ciptaan ini dinamakan geometri koordinat atau geometri analitis.
Kebutuhan untuk menghitung berbagai kecepatan, gaya, tekanan dan berbagai sifat lainnya dari benda-benda langit, serta masalah lain seperti navigasi dan tembakan meriam, dapat dilakukan dengan ditemukannya konsep baru tentang limit, dan suatu cara baru yang disebut diferensial. Kedua konsep ini merupakan pokok dari kalkulus diferensial. Untuk memperoleh suatu jumlah total dari serangkaian obyek yang jumlahnya tak terbatas, umpamanya jumlah gaya gravitasi dari tiap bagian bumi terhadap suatu masa, maka kalkulus integral diciptakan.
Kalkulus merupakan permulaan dari serangkaian cabang matematika baru yang biasanya disebut analitik. Persamaan diferensial, deret tak terhingga, geometri diferensial, kalkulus dari variasi, fungsi dan variabel yang kompleks, analisa vector dan analisa tensor merupakan contoh dari analisa tersebut. Ruang lingkup aljabar juga kemudian diperluas dengan berbagai abstraksi seperti kompleks, vector, matriks, gugus abstrak dan teori tentang struktur aljabar yang dikenal sebagai aljabar abstrak. Geometri proyektif, geometri non-Euclid, aljabar geometri dan topologi.
Abad kesembilan belas Carl Fredrich Gauss (1777 – 1855) menyadari bahwa geometri Euclid tak lagi dapat dianggap satu-satunya geometri untuk ruang karena geometri yang non-Euclid mungkin dapat dipergunakan. Namun usaha Gauss untuk menguji secara eksperimental mana dari kedua geometri Euclid dan non-Euclid ini yang cocok untuk dunia fisik menemui kegagalan. Bernhard Riemann (1826 – 1866) murid Gauss meneruskan gagasan yang telah dirintis gurunya. Ia mengembangkan geometri yang mencakup penyelesaian dalam dimensi dua, tiga dan banyak dari suatu ruang lengkung. Pada saat awal penemuan ini para ahli memandang GeomentriNon-Euclid ini terlalu abstrak dan tidak berguna sehingga ketika Albert Einstein (1879 – 1955) dapat menggunakan geometri non-Euclid yang dikombinasikan dengan metode kalkulus dalam menjelaskan mengenai teori relativitasnya, dukungan para ahli pada teori ini semakin nyata. Dengan penemuan ini akhirnya ahli matematika mempunyai banyak pilihan apakah Euclid atau non-Euclid atau kombinasi antara keduanya, bergantung pada aksioma yang dia bangun.
Mencermati perkembangan matematika selanjutnya kita akan amati terjadinya perubahan dalam hakekat matematika. Konsep yang mula-mula mengenai bilangan, pecahan dan beberapa bentuk geometris yang jelas didasarkan kepada pengalaman manusia secara langsung. Matematika kemudian berkembang dan menerapkan berbagai konsep abstrak seperti bilangan irrasional, bilangan negatif, dan bilangan kompleks. Setelah itu ditemukan berbagai teori yang sama pentingnya seperti teori cahaya, listrik, magnetisme, gelombang elektro magnetis (termasuk gelombang radio), aliran benda cair dan gas, relativitas, struktur atom, struktur molekul, genetika kuantitatif dan berbagai bidang keilmuan baru. Berdasarkan tema yang dihadapi oleh masalah fisik, ahli matematika bukan saja membantu memecahkan masalah tersebut secara matematis, bahkan sering sekali secara tidak sengaja mereka memberikan konsep dan kerangka teori fisika yang baru. Dengan suksesnya Einstein mengombinasikan konsep geometri yang baru dengan matematika klasik yang telah ditemukan sebelumnya maka abad ke duapuluh fisikawan menyadari bahwa terdapat kekurangan dan kelemahan yang sangat mendasar pada konsep-konsep dasar dalam fisika klasik dan perlu ditambahkan konsep dan prinsip yang baru yang lain samasekali dengan konsep dasar fisika klasik, yaitu konsep fisika modem yang ditopang dan dibangun oleh teori relativitas (khusus dan umum), dan fisika kwantum (Yariv, 1982; Townsend, 1992) Perubahan fundamental ini menumbuhkan kesadaran fisikawan bahwa fisika modem dan fisika klasik perlu diintegrasikan sehingga menjadi suatu pengetahuan utuh yang logis dan konsisten 10) Memasuki abad 20, matematika seperti logika matematika, topologi, teori fungsi kompleks dan teori permainan memasuki babak baru dengan tuntutan baru yang hanya dan hanya bisa dijawab dengan metode matematika. Beberapa matematikawan populer pada abad itu diantaranya seperti David Hilbert (1862 – 1943) , Srinivasa Aiyangar Ramanujan (1887- 1920) , Kurt Godel (1906 – 1978), Wolfgang Haken (1982 -) dan Kenneth Appel (1932 – ), Andrew Wiles (1953 -), dan Paul Cohen (1934 – 2007) Pada abad itu pula terjadi peningkatan kuantitas dan kualitas ahli matematikawan secara drastis, setiap tahun ratusan matematikawan dipromosikan menjadi matematikawan profesional Ph.D dengan kesempatan kerja pada berbagai bidang terutama lembaga riset, pendidikan dan industri 12)
MATEMATIKA DALAM ILMU SOSIAL ; SUATU TANTANGAN BAGI MATEMATIKAWAN
Didorong oleh antusiasme tentang kekuatan menalar (reasoning) lewat matematika dan kesuksesan matematika dalam bidang fisika, memberikan inspirasi para pemikir-pemikir terkemuka untuk menggarap masalah-masalah lainnya secara rasional dengan mengembangkan matematika untuk ilmu pemerintahan, ekonomi, sosial dan kedokteran. Romantisme ini telah dirintis oleh pemikir-pemikir perintis terkemuka sejak abad kedelapan belas. Namun sejauh ini usaha yang dilakukan para ahli belum memuaskan. Pada kenyataannya hanya beberapa masalah matematis dalam ilmu sosial (dan kedokteran) yang termudah saja yang telah dapat dipecahkan. Dalam hal ini dapat dicontohkan seperti perlakuan statistik dalam ilmu sosial dan kedokteran. 13)
Ahli ilmu sosial dewasa ini sering menemukan bahwa ahli matematika tidak mampu memberi dia jalan dalam menghadapi masalah tentang model matematis yang dia inginkan. Kemeny 14) mensinyalir bahwa banyak ahli matematika yang mempunyai kesan bahwa masalah matematis dalam ilmu-ilmu sosial adalah seluruhnya bersifat remeh. Hal ini tidak benar, bahkan sebaliknya, kebanyakan masalah dalam ilmu-ilmu sosial terlampau sukar bagi matematika dewasa ini. Karena masalah yang timbul dalam ilmu¬ilmu sosial secara cepat berubah dan makin bertambah sukar. Ilmu sosial dapat ditandai oleh kenyataan bahwa kebanyakan dari masalah yang dihadapinya tidak mempunyai pengukuran yang mempergunakan bilangan dan pengertian tentang ruang adalah sama sekali tidak relevan sedangkan dalam pengertian yang sempit seorang ahli matematika akan beroperasi pada bilangan dan ruang. Pada hakekatnya, matematika adalah usaha memperoleh gambaran alam fisik dengan membangun aksioma-aksioma yang menyatakan hubungan kuantitatif antara berbagai konsep fisik, dimana strukturnya adalah serangkaian deduksi matematis, dan teorema-teroremanya merupakan pembuktian matematis tentang konsep-konsep tersebut. Dalam ilmu sosial, gejala sosial adalah lebih kompleks dibandingkan dengan gejala alam (fisika). Gejala sosial juga mempunyai karakteristik fisik namun memerlukan suatu penjelasan yang lebih dalam untuk mampu menerangkan gejala tersebut. Bagi ahli ilmu sosial, penyelesaian masalah secara “matematis” melalui hukum-hukum matematika atau ilmu fisika yang ada sering dirasakan tidak memuaskan untuk menerangkan gejala-gejala yang tercakup. Sehingga inilah alasan yang cukup untuk mengharapkan bahwa berbagai ilmu-ilmu sosial akan merupakan perangsang bagi pengembangan cabang-cabang matematika yang baru, dan suatu hari nanti, ahli teori ilmu-ilmu sosial harus mengetahui matematika lebih banyak daripada apa yang harus diketahui ahli fisika sekarang. 15)
PENUTUP
Otentitas dan otoritas matematika senantiasa memberikan kontribusinya dalam memajukan dunia keilmuan dan kemanusiaan (sains yang humanisik)
Banyak peristiwa penemuan matematika di awali dengan fenomena yang harus di selesaikan dalam ilmu fisika sebaliknya dalam hal lain konsep-konsep abstraksi matematikawan sebagai hasil penalarannya mampu dirasionalisasi oleh fisikawan. Begitu juga dalam bidang filsafat, sehingga di dalam sejarah tiga cabang ilmu tersebut, kita akan sulit membedakan secara gamblang peran seseorang tokoh apakah dia matematikawan, fisikawan ataukah filsuf.
Dalam berbagai hal, ilmu filsafat dan ilmu fisika menjadi sahabat bagi ilmu matematika sebagai sahabat yang saling membagi dan mengisi. Dalam imu sosial, gejala sosial dipandang lebih rumit untuk diformulasikan kedalam hubungan kuantitatif. Beberapa model diajukan untuk menjembatani. Matematika untuk ilmu-ilmu sosial masih merupakan peluang dan sekaligus tantangan untuk merajut otorisasi matematika dalam bidang tersebut.
CATATAN KAKI
1) Pemyataan filosofis Rene Descartes (1596 – 1650) yang menjadi unsur pokok filsafat rasionalitas Barat. Secara harfiah sering diterjemahkan sebagai “I think, therefore I am” atau “Saya berpikir, oleh karena itu saya ada “
2) Diambil dari The Liang Gie, 1980, Filsafat Matematika, Super, Yogyakarta, h 7- 19.; (Sebagai penghargaan kepada buku pertama berbahasa Indonesia mengenai Filsafat Matematika)
3) Pendapat ini dilontarkan oleh seorang tokoh pembaharu Zaman Renaisance dari Inggris Francis Bacon (1561 -1626)
4) Pada kurun waktu tersebut, Pythagoras menekankan pentingnya matematika sebagai suatu sarana atau alat bagi pemahaman filsafati sedangkan Plato menegaskan bahwa geometri sebagai pengetahuan ilmiah berdasarkan akal murni (pure reason) menjadi kunci ke arah pengetahuan dan kebenaran filsafati serta bagi pemahaman mengenai sifat alami dari kenyataan yang terakhir (the nature of ultimate reality) (Ibid h 7 – 19)
5) Kepercayaan orang Yunani bahwa jagat raya tersusun secara matematis, dengan demikian maka gejala alam hanya dapt difahami dalam pengertian angka dan geometri (Morris Kline, 1978, Matematika dalam Jujun S. Suriasumantri, Ilmu dalam Perspektif, PT Gramedia, h 174)
6) Euclides ( ± 300 SM)
7) Sistem bilangan secara lengkap (termasuk angka nol) diperkenalkan pada abad 9 berkat sumbangan besar dunia Arab yaitu Al-Kwarizmi (780 – 850) dalam bukunya Al Jabr wal Muqaballa (pengelompokan dan hukum pencoretan) melalui persentuhan dengan budaya India (Hindu) yang telah terlebih dahulu mengenal angka 0. Aljabar dan algortima merupakan dua istilah dalam dunia matematika dan komputer yang didekasikan untuk karyanya dan namanya. (Brigitte Muth, 1985, Wiskunde, Het Spectrum B.V., Den Haag dan Eduard Glas, 1981, De inbreng van de Islam : algoritmiek, Wiskunde en Samenleving in Historisch Perspectief, Dick Coutinho, Muiderberg, h 58).
8) http://en.wikipedia.org/wiki/Islamic_mathematics; termasuk daftar matematikawan Muslim abad tersebut. Selain itu, ilmu pengetahuan (barat) berhutang budi kepada ilmuwan-ilmuwan bangsa Arab, Persi, India, Maroko, dan Andalusia (abad 7- abad 17) untuk banyak hal dalam dunia kedokteran, arsitektur gaya melengkung Gotik yang lancip, nyanyian tubadur, akses ke filsafat Plato dan Aristoteles, dan masih banyak hal lainnya (Murad W. Hofmann, 2003, Bangkitnya Agama, PT Serambi Ilmu Semesta, Jakarta, h. 217)
9) Morris Kline, 1878, Metmatika, dalam Jujun S. Suryasumantri, Ilmu dalam Perspektif, PT Gramedia, h 172 – 185
10) Asan Damanik, 2000, Peranan Fisika dalam Peradaban Manusia, Sains : dari Manusia untuk Manusia, Penerbitan Universitas Sanata Dharma, h 105
11) Di tahun 1900, pada Kongres Internasional Matematika, Hibert memperlihatkan 23 masalah matematika yang tidak terpecahkan meliputi berbagai bidang ilmu yang menjadi perhatian ahli matematika abad 20. Sampai saat ini baru 10 sepenuhnya dapat diselesaikan, 7 terselesaikan sebagian, 2 masih terbuka untuk penelaahan dan empat sisanya belum diketahui apakah sudah dapat diselesaikan atau tidak. Tahun 1910-an Ramanajun menemukan sekitar 3000 teorema dalam berbagai bidang matematika. (http://en.wikipedia.org/wiki/History of mathematics)
12 ) Hoffman mencatat bahwa di Santa Clara, dimana perusahaan Intel berada terdapat 700 pakar komputer muslim terutama yang berasal dari India yang sangat cerdas dalam bidang matematikanya. AST dan Focus Software International di Palo Alto, kampung halaman Apple, merupakan perusahaan perangkat lunak yang dikelola oleh orang-orang muslim (India). (Murrad W. Hoffman, 2003, Islam di Amerika, Bangkitnya Agama, PT Serambi Alam Semesta, Jakarta, h 257)
13) Dengan ditemukannya instrumen-instrumen fisis untuk dunia kedokteran, peran matematika melalui fisika (teknik) semakin nyata.
14) John G. Kemeny, 1978, Matematika Tanpa Bilangan : Matematika untuk Ilmu-Ilmu Sosial, dalam Jujun S. Suryasumantri, Ilmu dalam Perspektif, PT Gramedia, h 186.
15) Ibid, h 188 – 200 ; dalam buku ini Kemeny memberikan contoh beberapa model pendekatan matematis untuk ilmu-ilmu sosial yaitu model-model matematis dalam memecahkan masalah tanpa bilangan.
DAFTAR PUSTAKA
1. The Liang Gie, 1980, Filsafat Matematika, Pengantar Perkenalan, Super, Yogyakarta.
2. Jujun S. Sumantri (editor), 1978, Ilmu dalam Perspektif, Sebuah Kumpulan Karangan Tentang Hakekat Ilmu, PT Gramedia, Jakarta
3. Eduard Glas, 1981, Wiskunde en Samenleving in Historische Perspectief, Dick Coutinho, Muiderberg
4. J. Eka Priyatma, Frans Susilo SJ, A. Setiyoko (editor), 2000, Sains : Dari Manusia untuk Manusia, Penerbitan Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
5. Brigitte Muth, 1985, Wiskunde, Actuele Basiskennis, Het Spectrum B.V, Utrecht /Antwerpen
6. Murad W. Hoffman, 2003, Bangkitnya Agama, Ber-Islam di Alaf Baru, Serambi, Jakarta
Ditulis kembali dari makalah berjudul PELUANG BAKTI MATEMATIKAWAN DI LIPI KHUSUSNYA DI BIDANG FISIKA DAN TERAPANNYA, disampaikan pada pertemuan HIMATIKA – UGM, LIPI, Jakarta 14 Augustus 2008

PENULIS : Ahmad Zaman Huri
Lanjut Cuy...

05 Februari 2012

Senyawa Pembunuh Virus HIV Ditemukan

Zhilei Chen, asisten profesor di A&M University di Texas yang berkolaborasi dengan Scripps Research Institute, menghasilkan penelitian besar dengan menemukan senyawa PD 404,182 yang bisa membunuh virus HIV, penyebab AIDS.

Penemuannya dipublikasikan di jurnal American Society of Microbiology bulan ini. "Ini adalah senyawa kecil bersifat virusidal, artinya punya kemampuan membunuh virus, dalam hal ini adalah HIV. Pada dasarnya, virus ini bekerja dengan membuka virus," kata Chen seperti dikutip Medical Xpress.


http://assets.kompas.com/data/photo/2011/11/25/1748502620X310.jpg

"Kami menemukan ketika HIV kontak dengan senyawa ini, virus itu rusak dan kehilangan material genetik. Dalam hal ini, virus 'terlarut' dan RNA-nya (material genetik HIV) terpapar. Karena RNA tak stabil, sekali terpapar akan hilang dengan cepat dan virus tak bisa menginfeksi," tambah Chen.

Hal yang lebih mengejutkan, senyawa ini bekerja langsung menyerang bagian dalam virus, bukan protein pada bagian dinding kapsulnya. Ini kabar bagus sebab dengan demikian, virus sulit untuk berevolusi mengembangkan resistensi.

Penemuan bahwa senyawa ini bisa membunuh virus HIV sebenarnya tak sengaja. Mulanya, Chen hendak menguji keefektifan PD 404,182 untuk melawan virus Hepatitis C. Tapi setelah mencobanya pada HIV, ternyata senyawa itu bekerja lebih efektif.

Dengan penemuan ini, Chen yakin bahwa senyawa tersebut bisa dikembangkan untuk upaya preventif, misalnya dalam bentuk gel vagina yang berguna mencegah infeksi HIV lewat hubungan seksual. Chen membuktikan bahwa ketika kontak dengan cairan vagina, senyawa ini akan tetap efektif.

Karena menyerang bagian dalam kapsul virus, bukan membrannya, Chen juga yakin senyawa ini aman dipakai manusia.

Mayoritas senyawa virusidal bekerja pada membran luar kapsul virus yang karakteristiknya hampir serupa dengan membran sel manusia sehingga bisa merusak.
Lanjut Cuy...
Powered By Blogger
 

HoerY ParteY Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates